Pengojek Yogyakarta Tak Takut Bersaing dengan Ojek Urban

Pengojek Yogyakarta mengaku tak takut menghadapi perusahaan ojek yang mulai banyak bermunculan. Mereka merasa percaya diri tidak akan kalah saing dibandingkan perusahaan ojek modern.

Perusahaan ojek terintegrasi, atau ojek urban, mulai marak muncul di Yogyakarta. Peluang bisnis ini sangat besar terutama, karena kendaraan umum kurang memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Ojek sendiri merupakan kendaraan umum alternatif yang nyaman dan mudah ditemukan. Namun dengan keberadaan ojek urban, ojek biasa menjadi mati jika tidak mampu bersaing dengan ojek-ojek yang termanajemen.

Ditanya pendapat mengenai masa depan ojek, Aryo, pemilik perusahaan Ojek86 berpendapat bahwa ojek seperti itu tidak akan mati. Pasti akan selalu ada ojek ‘serabutan’ yang beroperasi. Ojek serabutan di sini diartikan sebagai ojek yang bukan sebagai profesi utama, hanya sebagai tambahan penghasilan. “Kalau serius, mungkin sudah berpikir pindah ke kita,” ujarnya ketika ditemui di pool Ojek86, di Klebengan, Rabu (11/3) lalu.

Aryo, yang mengaku telah memiliki lima belas armada ojek, menyebutkan bahwa keunggulan dari ojek urban yang sudah termanajemen adalah dari segi keamanan yang lebih terjamin, tarif yang lebih murah, serta lebih nyaman. “Jelas, kantornya ada, jadi mau komplain ada masalah apa, bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya. “Jatuhnya lebih murah, karena pakai argo. Helmnya juga wangi, tiap motor ada mantolnya.”

Kartu Identitas: Pengojek resmi di Yogyakarta wajib memiliki kartu keanggotaan dan terdaftar di salah satu paguyuban ojek.
Kartu Identitas: Pengojek resmi di Yogyakarta wajib memiliki kartu keanggotaan dan terdaftar di salah satu paguyuban ojek.

Namun ternyata hal ini dibantah oleh pengojek biasa. Menurut mereka, ojek biasa pun tak lebih mahal. Argo memang menjamin tarif menjadi lebih pasti, namun tak menjamin tarif menjadi lebih murah. Hal tersebut diucapkan oleh Pipit, pengojek yang terdaftar di Paguyuban Ojek Pemuda Jombor, Terminal Jombor. “Mereka memang kalau jarak dekat lebih murah, tapi jarak jauh lebih mahal. Kita semakin jauh semakin murah,” katanya. Hal senada juga diucapkan oleh Udin, pengojek paguyuban Trans Koju yang mengambil tempat di seluruh Jalan Kaliurang. “(Mereka) Nggak bisa dinego, soalnya. Kita kalau jarak dekat, sudah ada tarifnya, kalau jarak jauh tinggal negonya.”

Soal keamanan, mereka juga tak mau dianggap kalah aman. Masing-masing dari mereka sudah terdaftar di paguyuban resmi yang menjadi tanggung jawab dari Polsek setempat. “Semua ‘kan diatur. Apalagi ini dari polsek kan sudah ada, ada kartu nama juga,” ujar Syamsuri, pengojek yang ditemui di Lembah UGM, Senin (16/3) lalu. Ia pun sempat memamerkan kartu anggota di dompetnya serta kartu tanda pengenal yang selalu dikalungi olehnya. Tak jauh beda dengan pengojek di Lembah, pengojek di Jombor pun memiliki tanda pengenal serta kartu anggota. Tanda pengenal mereka merupakan seragam berwarna biru tua dengan bordiran nama mereka di tiap-tiap baju.

Seragam Paguyuban Ojek Pemuda Jombor: Seragam merupakan salah satu identitas yang digunakan agar keamanan jasa ojek lebih terjamin.
Seragam Paguyuban Ojek Pemuda Jombor: Seragam merupakan salah satu identitas yang digunakan agar keamanan jasa ojek lebih terjamin.

Pelayanan ke pelanggan pun mereka coba tingkatkan, demikian yang diungkapkan oleh Pipit ketika berbicara mengenai strategi dalam persaingan dengan ojek urban. Mereka juga menyediakan jasa antar-jemput. Cukup dengan menghubungin lewat telepon, langganan akan langsung dijemput.

Para pengojek ini pun tak takut akan kehilangan pelanggan. Menurut mereka, langganan mereka tidak akan berpaling, karena pada dasarnya ojek urban tidak memiliki banyak kelebihan dibanding mereka. Di samping itu mereka percaya, langganan, akan mempertahankan loyalitasnya jika sudah percaya pada pengojek tertentu.

Kemudian, ketika ditanya mengenai posisi mereka di tengah persaingan ojek, mereka menjawab dengan yakin dan senada, “Rejeki kan, sudah diatur sama Yang di Atas.”

(Visited 6 times, 1 visits today)