Star Jogja, Penyambung Lidah Surat Kabar

Star Jogja Radio merupakan paket lengkap untuk sebuah radio. Tidak hanya sekadar menghibur, Star Jogja juga menyediakan beragam informasi yang dibutuhkan masyarakat Yogyakarta melalui kerjsamanya dengan Harian Jogja. Bisa dikatakan, Star Jogja adalah penyambung lidah surat kabar dalam bentuk siaran radio.

Sejak 2009, Star Jogja mulai mengudara dengan isi siaran yang cukup berbeda dari radio pada umumnya. Star Jogja 101.3 FM mengakuisisi sebuah radio dengan segmen remaja, yaitu Radio Suara Istana, tapi mereka memutuskan untuk fokus sebagai radio berita.

“Star Jogja FM sendiri memang satu grup juga dengan Harian Jogja. Grup besarnya adalah Bisnis Indonesia,” kata Rina, manajer stasiun radio Star Jogja. Selain Harian Jogja, Bisnis Indonesia Group juga berisikan Solo Pos dan Solo Pos FM. Maka tidak mengherankan bila isi Star Jogja berfokus pada berita.

Jenis berita dan informasi yang disiarkan oleh Star Jogja juga beragam. Tidak terbatas dengan berita langsung, tapi mereka juga menyediakan berita ringan. Tema yang diangkat pun beragam, misalnya tentang ekonomi bisnis, dunia kerja, musik, dan komunitas. Format siaran tidak dibuat kaku seperti pembaca berita di televisi, sehingga pendengar dari berbagai kalangan merasa nyaman dan tidak bosan saat mendengar Star Jogja. Beberapa program dibuat dalam format talk show dan diselipkan dengan lagu- lagu yang dapat menghibur para pendengar.

Salah satu program unik dari Star Jogja adalah “Angkringan Pakde Harjo” yang disiarkan setiap Senin pukul 22:00 WIB. “Angrkringan Pakde Harjo” adalah program kerjasama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta. Program siaran ini berisi sosialisasi program- program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta.

“Program ini kami buat seperti talk show. Penyiar dan narasumbernya banyak dan tetap dilakukan di dalam studio. Tapi kadang- kadang juga bisa dilakukan secara off air,” ujar Rina.

Selain itu, ada juga program “Good Day Yogyakarta” yang disiarkan setiap Senin sampai Jumat, pukul 06:00-11:00 WIB. Dalam program ini, Star Jogja berkolaborasi dengan Harian Jogja, dengan penyiar membacakan berita yang ada di surat kabar Harian Jogja.

Berita utama dengan cerita menarik seringkali dijadikan bahan diskusi penyiar. Para pendengar pun bisa terlibat interaksi langsung bersama penyiar dengan memberikan tanggapan terhadap isu yang dibicarakan. Tanggapan bisa disampaikan melalui telepon, SMS, dan media sosial. Siaran ini juga diselipkan dengan lagu- lagu pilihan yang membuat suasana pagi pendengar menjadi lebih semangat.

Ketika ada suatu peristiwa yang sedang terjadi di daerah Yogyakarta, pihak Star Jogja bisa langsung menelepon reporter Harian Jogja yang berada di lapangan. Reporter tersebut bisa melakukan liputan dan langsung disiarkan oleh Star Jogja. Star Jogja juga mengambil berita dari Jaringan Berita Bisnis Indonesia (JBBI). Berita yang diambil merupakan berita yang terjadi di kota luar Yogyakarta, seperti Solo, Jakarta, dan Makassar.

Andalan lain Star Jogja adalah program hiburan “Ngafe: Ngapdate ala Everyday” yang disiarkan setiap Jumat di minggu kedua tiap bulan. Everyday adalah grup musik indie Yogyakarta. Uniknya, mereka tidak menjadi bintang tamu dalam progam ini. Everyday menjadi pembawa acara dan mengundang tamu untuk melakukan talk show. Ada juga program musik lainnya seperti “Star Classic” dan “Jogja Weekend& Music Box” yang disiarkan setiap akhir pekan.

Star Jogja bisa menjadi teman baik bagi telinga pendengarnya. Seperti Siska, seorang ibu yang beberapa kali mendengarkan Star Jogja saat berkendara. “Kalau di mobil, kadang suka mendengarkan Star Jogja. Lumayan, bisa mengikuti berita terkini. Kalau di koran kan beritanya baru muncul besok,” ujar Siska. Selain mengetahui berita terkini, Siska juga mengaku bisa mengetahui arus lalu lintas kota Yogyakarta secara langsung. Ia pun merasa terhibur dengan lagu- lagu yang diputar oleh Star Jogja, sehingga perjalannya dalam mobil tidak terlalu membosankan.

[slideshow_deploy id=’7490′]

(Visited 5 times, 1 visits today)